Mbolang di Kota Tua

Halo sahabat semua, bagaimana kabarnya? Setelah lama tidak update, akhirnya bisa update lagi. dua bulan terakhir, aktivitas ngeblog saya memang turun dratis. Awalnya sih karena masa transisi gitu, tapi kok kebablasan  transisinya:mrgreen:

Lanjuttt … jadi ceritanya, habis lebaran kemarin saya ada urusan di Jakarta. Nah ternyata urusannya mesti nunggu 2 hari baru kelar, jadi selama nunggu itu saya sempatkan bolang ke Kota Tua. Bagi sahabat yang tinggal di Jakarta, wilayah Kota Tua tentunya tidak asing lagi. Tapi secara saya dari daerah, jadinya penasaran kayak apa sih Kota Tua itu? Karena banyak tulisan di blog yang membahas tentang Kota Tua Jakarta. Salah satunya tulisan bu Evi disini. Secara saya bukan ahli sejarah, jadi ceritanya lewat gambar saja ya …:mrgreen:

Saya ke Kota Tua naik bus way dari arah Blok M turun di shelter Kota. Begitu turun bus way, di jalan keluar ada peta wilayah Kota Tua, jadilah saya jepret dulu buat panduan ngebolang di Kota Tua

peta Kota Tua

Tujuan pertama tentu saja, Museum Fatahillah, secara museum ini terkenal seantero Indonesia. Saya bertanya dengan seorang bapak yang ada disana, ditunjukkanlah arah ke Museum Fatahillah. Dari shelter Kota, jalan ke arah taman Fatahillah. Melewati museum Bank Indonesia. Jalan lurus terus sampailah di Taman Fatahillah.

museum BIMuseum BI

Begitu sampai di Taman Fatahillah sayapun tengak-tengok mencari tulisan Museum Fatahillah.  Ternyata, saya tidak menemukan museum Fatahillah. ha.ha.ha.  Saya tidak terlalu paham, mungkin komplek di taman Fatahillah, yang banyak museum-museumnya, itulah yang disebut Museum Fatahillah, alias disebut museum Fatahillah karena museum-museumnya ada di kompleks taman Fatahillah. Well, biar yang paham saja yang menjelaskan.:mrgreen:

Memang di taman Fatahillah itu banyak museum, seperti museum seni rupa dan keramik, gouvernour kantoor yang menjadi museum sejarah Jakarta serta museum wayang.

Museum JakartaMuseum Sejarah Jakarta

119Museum Seni Rupa dan Keramik

Dari taman Fatahillah, kemudian jalan ke utara, tidak jauh dari situ terdapat satu-satunya yang tersisa dari jembatan Kota Intan.

Jembatan Kota IntanJembatan Kota Intan yang tersisa

Ketika melihat peta, terlihat tidak jauh dari situ terdapat Menara Syahbandar, yang dulunya pernah menjadi menara tertinggi di Batavia. Ternyata jaraknya lumayan juga, secara saya jalan kaki, menyusuri sungai yang baunya sedap …. disiang hari yang terik … beeuuuhhh … *lap keringat …

076Menara Syah Bandar

Ternyata menara ini dekat dengan museum bahari dan juga pelabuhan Sunda Kelapa yang terkenal itu.

museum baharimuseum bahari

Tadinya sih ingin ke tempat wisata yang di pelabuhan Sunda Kelapa, tapi berhubung nggak tahu jalan, jadinya cuma motret-motret kapal yang sedang bongkar muat disitu.

Plbhn Sunda KelapaPelabuhan Sunda Kelapa

Tadinya sih dari pelabuh Sunda Kelapa ingin ke masjid Alas Batang, yang towernya kelihatan dari kejauhan. Tetapi berhubung acaranya adalah mbolang, alias mbocah ilang, jadinya saya nggak nemu masjidnya (bener-bener tersesat deh ha.ha.ha.). Ditengah jalan malah nemu shelter busway, yang dengan suksesnya membuat saya beralih pikiran untuk kembali ke stasiun Kota.:mrgreen:

Sebenarnya banyak tempat menarik yang tertera di peta wisata Kota Tua, tetapi baru sebagian kecil yang saya kunjungi. Yah begitulah sekilas acara mbolang di Kota Tua. Semoga ada kesempatan lagi untuk mengunjungi Kota Tua …

69 thoughts on “Mbolang di Kota Tua

  1. wah kalau ke kota tua nya sepeda-sepedahan, jalan-jalan sih pernah. tapi belum sempat berkunjung ke museum museum yang ada di taman fatahillah. kabarnya kota tua sekarang jadi rapih dan bersih ya ? waktu sekitar 2010/2011 ke sana keadaan kota tua kurang terawat gitu sampah berceceran, banyak coretan, PKL banyak.

  2. Aku rasanya udah lamaaaa banget ga ke daerah kota tua situ. Tapi ngeliat yang jembatan kota intan kok ya sedih yaaa.. padahal kalo kalinya bersih bisa buat foto2.. #eh.. hahaha

  3. Oh gitu ya.. ternyata nama Museum Fatahillah itu bukan nama 1 museum, tapi nama tempatnya.. haha.. jadi tau deh..
    Saya pernah sekali Mbak ke Kota tua (gak tau kota tua ini nama tempat apa karena banyak museum yg menyimpan barang-barang yg sudah tua) dan tempatnya emang keren..
    Sayang saya belum pernah ke museum lainnya, mungkin suatu saat kalau saya ke jakarta lagi saya bisa main ke sana, Amiin🙂

  4. Khusus untuk Musium Fatahillah dan Musium BI sudah pernah saya kunjungi tahun 2010 yang lalu. Waktu itu saya ikut workshop di MGDS di Jakarta. KEren. Konon ada “penghuni” di Musium Fatahillah itu. Kata Guidenya kita tidak boleh foto berdua aja , soalnya nanti ada “yang ketiga”/ Benarkah?

  5. Ke kota tua ini paling males ama macet nya dan lumayan jorok. Andaikan semua nya tertata rapi dan bersih, pasti nyaman buat santai2 menghabiskan waktu disini sambil menikmati bangunan2 kuno nya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s