Ulah Soulik

Sabtu siang ini, angin sudah mereda, meski hujan masih turun rintik-rintik. Bosan di dalam rumah terus, saya pun keluar sekalian melihat kondisi kampus. Aman terkendali sih, hanya pepohonan yang dahannya bertebaran dan beberapa plang serta pagar yang ambruk. Pak kebunnya sudah mulai beraksi membersihkan dahan-dahan yang bertebaran.

Untungnya orang-orang sini tinggal di apartment, jadinya cukup aman. Kalau tinggal di rumah-rumah genteng, gentengnya bakalan kemana-mana membahayakan jiwa. Semoga daerah lainnya juga tidak banyak mengalami kerusakan berat.

Inilah sekilas laporan lensa tentang kondisi kampusku pasca Soulik

55 thoughts on “Ulah Soulik

    • iya pk. kalau saya sih cuma ngendon di rumah (kebetulan lantai 1), jadinya ya cuma dengar suaranya yang menderu-deru saja. Kalau teman saya yang tinggal di lantai 5, katanya sensasinya lebih terasa pk, jendela serasa di gedor2 angin …:mrgreen:

  1. Tanaman tak hanya rebah tapi terungkit hingga akarnya saat saulik ngobrak-abrik. Salut dengan kepatuhan penduduk untuk tinggal dan berlindung. Salam

  2. Ya ampun, serem..
    saya yang denger suara pohon ketiup angin aja suka deg degan.
    semoga semua baik-baik aja.. Aamiin..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s