[BeraniCerita #15] : Reuni

Bertemu lagi denganmu benar-benar sebuah mimpi. Aku sempat ragu-ragu, benarkah itu dirimu? Tetapi sorot matamu meyakinkanku bahwa itu memang kamu. Aku takkan lupa dengan tatapan  yang mampu menggetarkan hatiku itu.

Aku selalu ingat tahun-tahun indah yang pernah kita lewati saat kita berusia duapuluhan. Tahun-tahun terbaik bagiku, meski kondisi saat itu serba tak menentu, pertempuran terjadi dimana-mana. Dan tahun-tahun itupun berlalu seiring dengan keberangkatanmu ke medan perang. Aku tak pernah mendengar kabarmu lagi, hingga kita bertemu dua bulan yang lalu.

Dua bulan terakhir bagaikan jawaban atas doaku, yang aku sendiri telah melupakannya. Merasakan kembali keceriaan yang dulu pernah hadir sungguh membahagiakan. Tak ada yang lebih menyenangkan selain bisa bersamamu setiap hari. Aku selalu bersemangat mendengarkan cerita-ceritamu. Meski ada bagian-bagian yang selalu kau ulang-ulang, tetapi aku tak merasa bosan. Selain cerita tentang perang, kisahmu dan kisahku tak jauh berbeda, bahkan jumlah perempuan yang pernah mengisi hatimu sama dengan jumlah pria yang pernah singgah di hatiku. Kamu tahu aku bahagia mendengar bahwa tak satupun dari perempuan itu mampu menggantikanku dihatimu. Sama seperti kamu pun bahagia karena tak satupun pria-pria yang singgah dihatiku mampu menggantikanmu. Kelajangan kita semakin menguatkan betapa miripnya hidup kita.

Aku suka sifat jenakamu yang tak berubah, yang selalu bisa membuat orang disekitarmu menjadi cerah. Juga sikapmu yang tidak suka merepotkan orang lain, meski kadang keras kepalamu itu juga merepotkan. Satu lagi, aku suka setiap kali tanganmu yang sudah gemetaran menggenggam tanganku, karena aku bisa merasakan kehangatan dan cintamu disana.

Lamunanku buyar ketika kudengar lagu selamat ulang tahun. Butiran bening mulai menggenangi mataku. Andai saja penyakit jantung itu tidak merenggutmu dua hari yang lalu, tentunya ulang tahunku yang keseratus ini akan sangat istimewa dan reuni kita di panti jompo tidak akan sesingkat ini.

words : 286

43 thoughts on “[BeraniCerita #15] : Reuni

  1. tokoh aku-nya perempuan..
    entah kenapa klo baca fiksi yg penulisnya lelaki, bundo selalu mengira si aku-nya juga lelaki..
    kali ini kecele.😛

  2. Lah ini full diartikan dari Lagu 100 tahunnya Five For Foghting sepeetiny?? tapi keren saya jadi tahu persis artinya.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s