Minat, tujuan dan kerja keras

Kali ini, ceritanya saya ingin ikut meramaikan GA-nya bu Evi. Langsung saja ya … yuk markila (mari kita lanjutkan) … *singkatan yg aneh …:mrgreen:

Saat membaca tulisan bu Evi tentang Aturan Sukses Berbeda Pada Setiap Orang, saya jadi teringat 3 hal (pinjam istilahnya Om Nh :D) yang menurut saya cukup penting dalam mencapai kesuksesan, yaitu: minat, tujuan dan kerja keras. Dan karena minat, tujuan serta usaha orang itu bermacam-macam, tentunya aturan sukses pun akan beragam, berbeda antara yang satu dengan yang lainnya (kesimpulan yang dipaksakanย  :mrgreen:). Ketika kita bisa mengenali minat dan tujuan, akan lebih mudah bagi kita untuk merumuskan aturan sukses yang cocok untuk diri kita sendiri.

1. Minat

Yang saya maksudkan dengan minat disini lebih ke arah passion dalam bahasa Inggris. Saya jadi teringat dengan nasihat (saya lupa apakah dari membaca atau mendengar langsung) bahwa kesuksesan itu seringkali tidak jauh-jauh dari passion kita, dari apa yang menjadi minat kita, kegemaran kita, dari hal-hal yang membuat kita bersemangat ketika mengerjakannya.

Alasannya sederhana, ketika mengerjakan sesuatu yang menjadi kegemaran kita, kita akan mengerjakannya dengan ringan, tanpa beban, tanpa terpaksa dan ada kecenderungan bahwa kita akan berusaha untuk bisa mengerjakannya dengan lebih baik lagi dari sebelumnya. Jadi secara naluri, kita berinovasi secara terus menerus, yang tentunya akan membuat kemampuan kita itu semakin terasah. Jadi tidak heran jika kemudian kita menjadi lebih mahir dari orang lain dalam hal tersebut.

Sudah ada banyak contoh tentang hal itu. Mark Zuckerberg misalnya. Salah satu pendiri facebook ini merupakan salah satu maniak coding. Sejak kecilnya dia memang sudah belajar pemrograman dan sangat menyukai mengembangkan program komputer, terutama program untuk komunikasi dan game. Sejak kecil dia sudah terbiasa mengasah kemampuan di bidang yang disukainya. Dan ketika membuat facebook, dia dan teman-temannya menghabiskan waktu sekitar enam tahun untuk bekerja di depan komputer, coding. Sebuah kegiatan yang sangat membosankan tentunya. Jika dia tidak memiliki passion disitu, bisa dipastikan dia tidak akan bertahan selama itu.

2. Tujuan

Tujuan akan mengarahkan langkah kita, membuat kita bisa lebih fokus pada hal-hal yang penting. Tujuan akan menentukan apa yang akan kita kerjakan, keputusan-keputusan apa yang perlu diambil. Tujuan juga membuat kita lebih bisa mengalokasikan waktu dan energi kita yang terbatas pada hal-hal yang perlu.

Selain membuat kita lebih fokus, tujuan juga membuat kita lebih termotivasi, lebih bisa berpikiran dan berattitude positif. Menurut Rick Warren, tidak ada yang bisa membangkitkan energi seperti tujuan yang jelas. Tujuan menghasilkan keinginan yang kuat, sebaliknya keinginan yang kuat bisa memudar jika kita tidak memiliki tujuan. Mengingat tujuan yang hendak dicapai membuat kita tetap memiliki semangat ketika permasalahan datang.

Saya pikir, tujuan yang saya tulis disini, senada dengan ‘hasrat’ yang ditulis dalam artikel bu Evi. Dan tujuan ini tidak melulu tentang uang, tetapi lebih luas dari itu, sesuatu yang membuat kita merasa berarti, merasa bermanfaat, merasa bernilai, merasa puas.

3. Kerja keras

Selain passion dan tujuan, kita juga perlu kerja keras. Saya sering membaca, orang-orang yang sukses itu bekerja lebih keras dari orang lain. Misalnya para pemain bola. Saya sering membaca bahwa para pemain bola yang hebat itu, mereka datang latihan lebih awal dan pulang paling akhir. Mereka bekerja lebih keras dari yang lainnya. Dan seringkali, pemain itu mengasah satu jenis tembakan secara berulang-ulang. Bagian yang paling membosankan dari latihan adalah drilling, melakukan sesuatu secara berulang-ulang. Tetapi mereka bisa mengatasinya, karena mereka memiliki tujuan yang jelas.

Apapun jenis profesi kita, latihan, melakukan sesuatu secara berulang-ulang akan membuat kita menjadi lebih sempurna dalam melakukan hal tersebut. Dan melakukan sesuatu secara berulang itu juga bukan hal yang mudah. Seringkali kebosanan cepat melanda. Jika kita tidak teringat akan tujuan kita, niscaya kita akan mudah menyerah. Kerja keras disertai tujuan membuat kita bisa kerja cerdas.

Topik mengenai kesuksesan merupakan topik yang menarik dan tidak ada habisnya untuk digali. Selain tiga hal di atas, tentunya masih ada banyak faktor lainnya yang bisa dikupas. Ada banyak ide, ada banyak nasihat, ada banyak motivator untuk menolong, tetapi kesuksesan kita ya ada di tangan kita sendiri, bukan orang lain.

***

#Tulisan ini diikut sertakan dalam First Give Away Evi Indrawanto

58 thoughts on “Minat, tujuan dan kerja keras

  1. Minat, tujuan dan kerja keras.. dan lebih afdol lagi disertai doa.. sebab segala keputusan sukses tidaknya usaha semua bergantung pada-Nya..

    terima kasih turut menyemarakkan GA mbak Evi mas.. sudah tercatat sebagai peserta

  2. Cemunguuuuuud…๐Ÿ™‚
    Pokokna mah, luruskan niat, kadang ngga berminat, tp kalau sudah diniatkan mah markijut eeh markila yaah๐Ÿ˜€
    Semoga menang yaaa…

    Nyetrika jg perlu itu niat, minat tujuan dan kerja keras๐Ÿ˜€
    *sambil mandangin bergunung2 calon disetrika*

  3. saat kita mengenali minat, menetapkan tujuan dengan minat itu lalu kerja keras utk mengeksekusinya, Insya Allah mimpi akan mewujud dalam realita ya Mas.
    Trims ya๐Ÿ™‚

    • tergantung tujuannya mau ngapain dulu mas …
      sekarang ini banyak kok yg bisa dilakukan dengan jalan-jalan … mau jadi traveler writer, mau jadi agen perjalanan, kesempatan terbuka lebar …๐Ÿ˜€

  4. Tidak banyak orang yang mampu memadukan antara minat, tujuan dan kerja keras, karena yang sering saya temukan hanya dilakukan salah satu dari ketiga faktor tersebut sehingga untuk mencapai tujuannya menjadi sangat lamban. Maka beruntunglah orang yang mampu memanagemen ketiganya dalam pola yang istiqomah menuju kesuksesan
    Semoga menang GA nya

    • iya pak … seringkali kesulitan menentukan tujuan yang jelas. maunya sukses & bahagia, tapi bingung mendeskripsikannya, jadinya bingung melangkah juga …

  5. Mantap mas artikelnya…
    semua dimulai dari minat ya…๐Ÿ™‚ diikuti dengan kerja keras mengarah ke suatu tujuan tertentu dan diiringi dengan doa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s