Penjual tanah air

Penjual tanah air, itulah istilah guyonan untuk pembuat batu bata di daerah saya. Mengapa disebut penjual tanah air, karena yang dijual memang tanah, yang di bentuk menjadi bata dengan bantuan air😀.

Proses pembuatan batu bata di daerah saya memang masih sangat sederhana. Biasanya sawah yang tanahnya bagus untuk di jadikan batu bata, kemudian di gali. Batu bata ini di cetak menggunakan cetakan dari kayu, lalu  dikeringkan dengan cara dijemur matahari. Setelah kering baru di bakar. Bahan bakarnya bisa menggunakan kayu maupun sekam padi. Proses pembuatannya dilakukan disawah itu juga, sehingga di sekitar tempat tinggal saya ini cukup banyak ditemui gubuk-gubuk untuk pembuatan batu bata ditengah sawah.

gubug pembuatan batu bataGubug pembuatan batu bata

Kalau saya perhatikan, batu bata buatan daerah saya ini cukup berbeda dengan  batu bata yang di pakai di Taiwan. Batu bata buatan daerah saya memiliki pori yang cukup besar serta ringan. Sedangkan batu batu yang sering saya temui di Taiwan kelihatan lebih padat dan ukurannya lebih besar. Di Taiwan, batu bata ini memang di buat menggunakan mesin dan bukan cuma pakai cetakan kayu. Biasanya dikerjakan dengan skala industri (meski kadang juga industri kecil), jadinya memang memiliki standar baku tertentu. Pembakarannya pun juga dilakukan pada suhu yang terukur, tidak asal di bakar pakai kayu atau sekam.

Kalau di daerah sahabat, adakah pembuat batu bata ?

45 thoughts on “Penjual tanah air

  1. di dekat puskesmas Bundo ada beberapa pembuat batu bata, Pur..
    mereka menggunakan tanah di tebing-tebing bukan sawah.
    pembakaran dengan kayu bakar katanya lebih baik,
    tapi sekarang kayu bakar sulit didapat, sehingga kebanyakan menggunakan sekam.

  2. didaerah aku sih gak ada tapi waktu kecil kalau mau kearah cikampek ada tuh LIO (tempat pembuatan batu bata) tapi sekarang sasa tidak pernah melihatnya lagi kalau lewat

  3. wah,istilahnya keren..bisa bisa😀
    kbetulan skrg hijrah ke batam jadi di batam pembuatan batu tanah air kurang tau dimana tapi baru aja kemarin jalan2 sore ketemu pembuat tanah air tapi bukan yang merah yang dari pasir pantai jd warnanya putih,batako namanya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s