Pandangan pertama : Gunung Gadjah

Pada malam tahun baru kemarin, saya ikut teman saya untuk pergi ke Gunung Gajah (象山), yang sebenarnya lebih tepat disebut bukit. Bukit ini terletak di Taipei, dekat dengan Gedung Taipei 101, dan sangat terkenal di kalangan pecinta foto karena kita bisa memotret Taipei dari atas, dan tentu saja sangat bagus untuk memotret Taipei 101 dari atas.

Awalnya saya ingin membatalkan keikutsertaan karena si cam-cam sedang opname. Tetapi karena teman saya menawarkan diri untuk menggunakan kameranya secara bergantian, saya pun urung batal. *Terima kasih teman-teman. Cuaca hari itu berkabut tebal. Tetapi masih bisa disebut beruntung karena sehari sebelumnya hujan, terus hari sesudahnya juga hujan. *pawang ujannya sakti bener ya …😀

Kami berangkat dari Chung Li sekitar jam 2pm, naik bis ke Taipei, dan sampai di Taipei 101 hampir pukul 4 pm. Disana bertemu dengan salah seorang teman yang juga ingin ikut naik ke Gunung Gajah. Sebenarnya kami bisa saja jalan kaki dari Taipei 101 ke Gunung Gajah ini, tetapi karena teman yang lain sudah menunggu di kaki bukit, kamipun naik taksi untuk sampai ke kaki bukit itu, supaya teman kami itu tidak terlalu lama menunggu. Dengan sedikit mutar-mutar karena kebingungan mencari letak pastinya, akhirnya  kami bertemu dengan teman kami yang sudah menunggu di dekat jalan masuk ke gardu pandang Gunung Gajah.

Seperti pepatah, perjalanan 1000 miles dimulai dari langkah pertama, maka kamipun mengabadikan langkah pertama untuk menaiki 1000 anak tangga yang mesti kami lewati untuk sampai di pos pandang Gunung Gajah.

tangga pertamaAnak tangga pertama

Kami mulai naik sekitar pukul 4.30an. Tadinya, saya pikir menaiki 1000 anak tangga itu biasa saja, tapi ternyata, saya mesti beristirahat berkali-kali di tengah jalan😀. Terasa banget deh kalau kalau kurang olahraga:mrgreen: Sambil ngos-ngosan, saya dan teman naik pelan-pelan. Rasanya semakin terpacu ketika melewati tulisan, 500, 600, 700 dst. *sayang saya tidak terpikirkan untuk memotret angka angka-angka itu😦 . Orang yang naik dan turun lumayan banyak. Jalurnya sangat nyaman, karena sudah ada jalan setapak dan anak tangga dari bawah sampai gardu pandang. Bahkan jalanan yang ada di bukit itu sudah terpetakan dengan baik, dan tempat jogging yang menyenangkan.

ruteJalur di Gunung Gajah

Sekitar 5.30an kami sampai di gardu pandang dan ternyata sudah banyak orang. Tripod-tripod sudah memenuhi titik-titik yang bagus untuk mengambil gambar, tidak cuma di gardu pandang, tetapi juga di sepanjang jalan. Bahkan diatas batu-batu besar pun penuh dengan tripod. Kami sudah terlambat untuk memilih tempat yang baik😀

penunjuk arahpenunjuk arah

gardu pandangGardu pandang yang sudah penuh dengan tripod

pinggir-pinggir jurangPinggir-pinggir jurang pun penuh dengan tripod

diatas batuDiatas batu pun jadi

Ini adalah pertama kalinya saya ke gardu pandang di Gunung Gajah ini. Dan saya sangat terkesan karena beberapa hal. Pertama, akses ke tempat ini sangat nyaman, sehingga menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Kedua, melihat betapa antusiasnya orang-orang menyambut tahun baru ini, mereka rela datang sangat awal agar bisa mendapatkan tempat yang bagus untuk merekam pesta kembang api gedung 101 di malam pergantian tahun. Padahal saat itu cuaca sangat dingin. Saya jadi diingatkan bahwa untuk mendapatkan hasil yang baik itu memang tidak mudah, perlu perjuangan ekstra. Yang ketiga adalah, sahabat. Meskipun si cam-cam sedang opname, teman-teman saya dengan sukarela meminjamkan kameranya untuk dipakai bergantian, sehingga saya tetap bisa mendokumentasikan beberapa hal yang menarik perhatian saya. *Big hug untuk teman-teman.

Karena kami memang tidak berencana menghabiskan malam tahun baru di atas bukit, maka kamipun tidak terlalu kecewa tidak mendapat tempat. Kami lalu foto-foto, terus makan malam (salah seorang teman kami membawakan makan malam untuk rombongan :D), terus narsis-narsis lagi. Rencana untuk memotret matahari terbenam pun gagal karena cuaca berkabut, jadi mataharinya tidak tampak. Sekitar pukul 7 pm kami turun, menuju Gedung Taipei 101. Berikut ini salah satu hasil cepretan Gedung Taipei 101 dengan kamera pinjaman dan juga ‘meminjam’ tempat yang sudah dibooking orang lain😀

Taipei 101Taipei 101 dilihat dari Gunung Gajah

Demikian pengalaman pertama saya yang cukup berkesan di Gunung Gajah.

NB : beberapa gambar hasil cepretan teman saya😀

71 thoughts on “Pandangan pertama : Gunung Gadjah

  1. Kira2 kaki Pak Lurah yang mana eaaaa.😛

    Tripod yang mejeng banyak bener ya, mas.
    Suasananya ramai, meski di bukit. Dan saya harus bilang WOW untuk foto2 diatas. Bikin ngileeer. Pantes saja menjadi pandangan pertama yang super jreng-jreng.😉

    Terimakasih sudah ikut menyemarakkan syukuran GA Langkah Catatanku. ^_*

  2. Dilihat dari hasil foto taipe 101nya pasti beneran ok banget yak pemandangan malam tahun baru di gunung gajah itu..

    Aahh.. ini boleh jadi rujukan Indonesia utk gunung2nya yg banyak dan luar biasa. untuk lebih di perbaiki akses dan treknya agar orang lebih banyak lagi mau mendaki yak..😀

  3. Pingback: Teruntuk Calon Pemenang « Langkah Catatanku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s