Bad and Good

Waktu rasanya cepat sekali berlalu. Tahun baru tinggal beberapa jam lagi. Hhhmm, jika mengenang kembali setahun terakhir, ada banyak suka dan duka yang terjadi. Kejadian-kejadian tak terduga, diluar rencana dan perkiraan, semua menjadi pembelajaran tersendiri. Kadang merasa apa yang dikerjakan sia-sia dan membuang-buang waktu. Tetapi tidak ada yang sia-sia jika kita bisa mengambil pelajaran darinya. Permasalahannya, apakah saya sudah mengambil pelajaran dari kejadian-kejadian tersebut?:mrgreen:

Contoh paling aktual bad and good saya alami belum lama ini.

Contoh goodnya, hari Sabtu kemarin saya dan teman-teman di undang untuk makan malam di rumah salah satu prof, Prof. Teng namanya. Yang hadir ada dari beberapa negara, seperti Indonesia, Macau, Hongkong, China Daratan, Vietnam, Kirghistan dan tentu saja orang Taiwan juga. Tidak ada acara khusus sih, hanya  makan terus cerita-cerita, nyanyi-nyanyi gitu..

ngobrol

Teman-teman dari berbagai negara

Siangnya saya ikutan ramai-ramai bantu temen yg dari Kirghistan untuk belanja, karena dia akan masak makanan Kirghistan. Saya lupa nama-nama menunya, meskipun sudah diterangkan, habis namanya pakai bahasa Rusia gitu. Karena teman-teman dari Indonesia sudah kecapekan jualan nasi kuning, makanya kami tidak memasak makanan Indonesia😀. Lagian menu Indonesia sudah beberapa kali tampil di berbagai acara, jadi biar gantian …

Pas makan malam, makanannya ada tiga jenis, makanan Kirghistan, makanan dari China dan Kalkun serta Salmon ala barat. Yang paling kusuka adalah Kalkun dan Salmon hi.hi.hi… tapi saladnya juga enak. Makanan Kirghistannya enak menurutku. Makanan China juga enak. *lah, kok enak semua, emang doyan makan…😀. Makannya sampai kekenyangan.

makananMenu dari berbagai negara

ada cintaDan ternyata cinta … *malah nyanyi

lady firstMas…mas, lady first mas …😀

antriCowok-cowok antri dulu ya

Seperti yang saya ceritakan sebelumnya, rumah-rumah di Taiwan ini kecil-kecil. Karena keterbatasan luas lahan, rumah Prof Teng ini  memanjang ke atas.  Rumahnya 4 lantai. Lantai 1 untuk ruang tamu, lantai 2 untuk dapur yang bersatu dengan ruang makan sementara lantai 3 dan 4 untuk kamar tidur. Kata temanku, supaya bisa memasang lift,  minimal bangunannya harus 5 lantai, jadi kebayang deh bagaimana mereka tiap hari harus naik turun tangga😀.

lovely coupleTuan rumah. They’re really sweet couple

Dan peristiwa bad bisa terjadi tiba-tiba disaat sedang merasakan good. Minggu malam, kami mahasiswa dari Indonesia mengadakan makan malam bersama (makan lagi makan lagi :D). Dan lucunya, karena rumah makannya ini ramai banget, kami tidak bisa masuk sekaligus. Dan memang pihak rumah makannya tidak mau di booking lebih dulu, jadilah kami masukknya tidak bisa bersamaan. Udah gitu, ternyata layout mejanya hanya untuk berempat-empat gitu, jadilah kami makan bersama yang tidak bersama. Jadi aneh memang …😀

Makan bersama yang tidak bersama

Tapi bukan makan-makannya itu yang bikin bad mood. Lagi senang-senangnya foto-foto, ee, tiba-tiba si cam-cam ngambek, ternyata lagi sakit *haiyaah, sejak kapan saya kasih nama buat barang-barang saya. Dengan terpaksa si cam-cam saya bawa ke toko tempat beli dulu, karena masih masa garansi. Dan, mau tidak mau, si cam-cam mesti opname. Padahal hari ini sudah berencana mau jalan-jalan di Taipei untuk bernarsis ria. Tanpa si cam-cam, mana bisa bernarsis ria. Rencana narsis untuk menyambut tahun barunya gagal deh … hikss…

Tapi begitulah hidup, peristiwa-peristiwa tak terduga datang secara tiba-tiba tanpa bisa di tolak, serta merusak rencana-rencana yang telah disusun. Kalau udah begitu, jadi teringat tips prof Teng saat hal buruk terjadi:

1. Call upon upon the Lord (remember who’s in control)
2. Calm your body (relax)
3. Collect your thoughts (renew your mind)
4. Carry on quietly (restore your schedule)

Meski bad things happen, life must go on kan. Hi.hi.hi. padahal intinya, biarpun nggak ada si cam-cam, rencana nonton firework di Taipei 101 tetap dilanjutkan, setidaknya terdokumentasikan di kepala:mrgreen:

Apakah kegiatan sahabat untuk menyambut tahun baru?

40 thoughts on “Bad and Good

  1. Karena belum internasional, maka saya masih lokalan…
    Pergantian tahun dinikmati dengan santai sekeluarga di luar kota.
    Rencana semula di Jogja, tapi ternyata kamar hotelnya habis semua.
    Akhirnya dapat juga tapi di Solo.
    Jadilah nginapnya di Solo, keliling2nya di Jogja

  2. salam kenal….
    uwaaa seru banget menu2nya😀
    makasih tipsnya dari prof teng…..
    kl zwan sih liburan diru,mah aja sm jalan2 sama suami,besok baru diajak jalan sama bibi ke tanjungpinang😀

    happy new year 2013…😀

  3. gak kebayang rumah di taiwan sekecil apa sampe lantai 1 khusus hanya muat ruang tamu gitu yak. tapi kalau pasang lift juga mahal banget tuh bayar listriknya, kalau di Indonesia setiap kali pergerakan memerlukan biaya 5k rupiah gitu deh *lah malah ngebahas lift* hehehehe..

    selamat tahun baru ya mas🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s