Beberapa sumber beasiswa

Pemberi beasiswa bisa bermacam-macam, ada yang dari pemerintah, ada yang dari universitas tempat kita belajar, ada dari suatu lembaga tertentu, ada dari kantor tempat kita bekerja maupun beasiswa orang tua😀. Tujuan beasiswa ini juga bermacam-macam. Beasiswa dari pemerintah umumnya bersifat ‘development’ alias ditujukan untuk kandidat yang nantinya diharapkan berperan dalam pengembangan masyarakat. Beasiswa ini sering kali merupakan kerja sama antar negara. Contoh beasiswa ini adalah ADS (Australia), DAAD (Jerman), StuNed (Belanda). Aplikiasi beasiswa G2G ini umumnya  dibuka pada pertengahan tahun..

Beasiswa dari universitas tujuan biasanya untuk memajukan/mengerjakan projek/riset di universitas tujuan sehingga yang dicari adalah calon mahasiswa yang mumpuni di bidang tersebut. Beasiswa dari lembaga bisa masuk developmen bisa juga untuk mengerjakan projek tertentu (list bidang studi/risetnya biasanya lebih terbatas). Beasiswa kantor ya tergantung dari kantornya. Kalau beasiswa orang tua, ya ga perlu di jelaskan hi.hi.hi.

Berikut ini beberapa link beasiswa, sebagian besar sih beasiswa G2G, karena beasiswa ini umumnya tiap tahun buka pendaftaran baru.  Periode pendaftarannya berbeda-beda, tetapi umumnya sih sekitar pertengahan tahun. Beberapa ada yang di awal tahun juga, jadi kalau memang berminat ya mesti rajin-rajin ngecek.

1. ADS : aplikasi dibuka sekitar bulan April – awal Agustus
2. DAAD (Jerman)
3. StuNed (Belanda)
4. Aminef (Amerika)
5. Erasmus mundus (Eropa)
6. Chevening (UK)
7. Monbukagakusho (Jepang)
8. Taiwan Scholarship
9. Danish Government Scholarships (Denmark)
10. Beasiswa DIKTI (untuk pengajar)

Selain yang disebutkan diatas, masih banyak beasiswa lainnya, dari universitas tujuan misalnya. Tetapi karena beasiswa ini kadang hanya insidental (tidak tiap tahun dibuka), jadi cukup sulit juga mendokumentasikannya. Tetapi jika kita rajin googling, semoga dimudahkan untuk mendapatkan beasiswa😀.

36 thoughts on “Beberapa sumber beasiswa

    • kalau TOEFL score itu tergantung bidang studi, negara tujuan dan pemberi beasiswa sih sih. Untuk jurusan eksak, umumnya tidak setinggi bidang sosial. Non-English speaking country score yang disyaratkan umumnya juga tidak setinggi English speaking country. Setidaknya punya scorenya 500. Banyak yang mensyaratkan score 550 atau IELTS 6.5. Beberapa jurusan bisa lebih tinggi lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s