Selen

Selen? bingung mencari padanan kata dalam bahasa Indonesia-nya๐Ÿ™‚. Mungkin bisa diartikan ‘bukan pasangannya’, biasanya diterapkan pada benda yang berpasangan seperti sandal, sepatu, pintu. Misalnya saat memakai sandal, kaki kiri memang memakai sandal sendiri, tetapi kaki satunya ternyata memakai sandal orang lain, yang tentu saja bukan pasangan sandal kita. Hal ini sering disebut dengan selen.

Kalau memakai sandal selen, saya pernah melakukannya, tetapi masih dalam lingkup rumah. Kalaupun pernah keluar rumah memakai sandal selen , itu karena tidak disengaja. Tetapi kalau sepatu selen, sama sekali belum pernah karena saat memakai sepatu pasti ketahuan sepatu itu selen atau tidak.

Tetapi jaman sekarang, selen itu malah bisa dijadikan tren. Contohnya ya foto berikut ini. Sepatunya sengaja di bikin selen, satunya warna merah, satunya warna biru. Mungkin saat memakainya, mbaknya ini mikir ‘Biar selen asal keren’.๐Ÿ˜€

Apakah sahabat pernah memakai sesuatu yang selen ?

85 thoughts on “Selen

  1. liat orang yg pake seperti sering. apalagi trendnya sekarang emang serba yang nabrak. baju coraknya nabrak sama rok, blom lagi warnanya gak ada yg matching blas. sendal pun bukan cuma warna doang yg nabrak tapi bentuknya juga gak jelas. saya pernah mengira ada orang salah pakai sendal, eh malu sendiri ketika orang itu bilang, emang gini modelnya hahaha

      • kujawab dengan jawaban yang lebih keren (hasil kopas sih):

        Pasangan terbaik itu seperti sepasang sepatu,
        bentuknya tak persis sama tapi serasi,
        saat berjalan tak pernah kompak tapi tujuannya sama,
        meski tak bisa berganti posisi tapi saling melengkapi,
        selalu sederajat, tak ada yang lebih tinggi,
        bila yang satu hilang, yang lain tak memiliki arti.

        “Sepasang” sepatu lho ya, bukan yang selen.
        Selen itu berarti ‘bukan pasangannya’ (manut postingan mas Hind๐Ÿ˜› ).

        Xixixixi…pokok’e kudu ngeyel๐Ÿ˜‰

  2. secara sengaja tidak pernah, bahkan ini termasuk aib bila tak sengaja pakai sesuatu yang berbeda kanan kirinya ( selen ), tapi entah mengapa sekarang ada sebagian orang yang sengaja melakukannya? Benarkah ini sebuah trend? Kok saya nda menemukan keindahan atau sesuatu yang layak diteruskan ya?

  3. wah, dapat kosa kata baru nih saya….
    pernah lihat teman pakai sandal berlainan warna, tapi ga tau kalo istilahnya selen. hehe…
    kalo memakainya sih belum pernah dan belum ingin euy!๐Ÿ™‚

  4. Selen itu penuh warna ya, mas. Memakai barang yang selen jadinya warna-warni.๐Ÿ˜†

    Mbaknya disuruh noleh kesni dong, mas.๐Ÿ˜†
    Aku belum pernah memakai selen, malu je. . .๐Ÿ™‚

  5. Kalau dalam Bahasa Sunda, selen ini disebut sisirangan. Saya juga pernah, selen pakai sandal jepit karena terburu-buru. Tapi ya santai saja, pura-pura tidak tahu padahal malu. Hehe…

  6. saya waktu kecil pernah selen gitu mas,,,wktu itu pergi ngaji…
    mana ukurannya kontras bget lagi sendalnya..kalo warna sih nggak masalah… ;-0

    ada2 aja ya…yang aneh pun sekarang bisa jadi keren๐Ÿ˜†

  7. disini mah udah banyak kang yang seperti itu tapi baru tahu kalo nama nya selen xixixix๐Ÿ˜€
    disini sepatu sama sandal sudah biasa celana leging cewe pun ada yang sebelah2 gtu ..:D

  8. huahahaa sering loh liat anak muda sekarang pake yang belang belang. bahkan emang ada produsen yang sengaja bikin belang warna biar terkesan selen๐Ÿ˜†

  9. Pingback: sepasang sepatu | celoteh .:tt:.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s