Millennium Prize Problems

Millennium Prize Problems adalah tujuh permasalahan dalam matematika yang termasuk dalam permasalah paling rumit. Soal-soal ini di tetapkan oleh Clay Mathematics Institute, sebuah lembaga non profit yang berbasis di Cambridge, Massachusetts.  Lembaga ini bertujuan meningkatkan dan menyebarluaskan pengetahuan tentang matematika. Dan hadiah bagi mereka yang bisa menyelesaikan permasalahan ini tidak tanggung-tanggung, 1 juta US$ untuk tiap soal.

Apa saja sih 7 permasalahan yang mesti dipecahkan itu:

  1. P vs NP problem
  2. Hodge conjecture
  3. Poincaré conjecture
  4. Riemann hypothesis
  5. Yang–Mills theory
  6. Navier–Stokes equation
  7. Birch and Swinnerton-Dyer conjecture

Saya tidak akan membahas tentang permasalahannya (karena memang tidak paham :D), kalau sahabat tertarik, bisa cek di websitenya  Clay Mathematics Institute langsung.

Saking sulitnya, sampai sekarang ini baru satu permasalahan yang berhasil dipecahkan, yaitu permasalahan Poincaré conjecture. Dan ilmuwan yang bisa menyelesaikannya adalah Grigoriy Perelman, seorang matematikawan nyentrik dari Rusia, pada tahun 2003. Dan untuk mengevaluasi penyelesaiaan yang di usulkan oleh Grigoriy Perelman ini butuh waktu sekitar tiga tahun (lama ya). Tapi jika mengingat bahwa persoalan ini sudah dirumuskan oleh Henri Poincaré sejak tahun 1904, waktu 3 tahun terbilang pendek lah ya😀.

Atas keberhasilannya itu, pada tahun 2006 Grigoriy Perelman dianugerahi Fields Medal, penghargaan kepada ilmuwan yang melakukan penemuan luar biasa dalam bidang matematika, serta pada tahun 2010 dianugerahi Millennium Prize. Tetapi dasarnya udah nyentrik, Grigoriy Perelman menolak Field Medal maupun Millennium Prize. (menolak penghargaan bergengsi serta uang segede itu? kali ini saya mesti bilang WOW).

Sepanjang sejarah, Grigoriy Perelman menjadi orang pertama yang menolak penghargaan Fields Medal, penghargaan paling bergengsi di bidang matematika. Dan apakah alasannya penolakannya? Saya kutip langsung aja dari wikipedia :

”  I’m not interested in money or fame. I don’t want to be on display like an animal in a zoo. I’m not a hero of mathematics. I’m not even that successful; that is why I don’t want to have everybody looking at me.”

lebih lanjut, Grigoriy Perelman menyatakan ” Everybody understood that if the proof is correct then no other recognition is needed” (The New Yorker).

Dan apakah alasan penolakannya terhadap Millennium Prize? Menurut berbagai sumber sih disebabkan karena Grigoriy Perelman merasa pemberian hadiah kepada dirinya tidak adil. Penyelesaian Perelman bisa dibilang merupakan modifikasi dari Ricci Flow, yang diperkenalkan oleh Richard Hamilton, seorang matematikawan dari Columbia University. Kalau tidak salah, Ricci Flow adalahsebuah teori geometri yang fokusnya pada perubahan bentuk geometri layaknya suatu aliran. Nah, Grigoriy Perelman ini merasa bahwa kontribusinya dalam menyelesaikan  Poincaré conjecture tidak lebih besar dari pada kontribusi Richard Hamilton, makanya dia merasa bahwa menunjuknya sebagai orang yang berhak mendapatkan hadiah itu adalah sebuah ketidakadilan (sumber. Interfax).

Sikap Grigoriy Perelman ini menurut saya sangat nyentrik. Eh, atau jangan-jangan, matematikawan itu memang harus nyentrik ya, seperti Grigoriy Perelman maupun John Nash.

Daripada pusing mikirin permasalahan yang harus diselesaikan oleh orang-orang nyentrik ini, mending saya ngeblog aja dah😀 . Tapi kalau diminta memilih sih ya pilih ngeblog tapi dapat hadiah Millennium Prize *ngayal.com.

Kalau diminta memilih antara ngeblog atau menyelesaikan Millennium Prize Problems (hadiahnya nggak nguatin lho), sahabat pilih yang mana?

47 thoughts on “Millennium Prize Problems

  1. yang lebih nyentrik adalah yang bikin soal, lha wong dia sendiri cuman bikin masalah kok malah ngasih PR ke orang seluruh dunia dan sepanjang masa.
    Kalo saya sih nggak kuat mikirin yang berat kayak gitu Kang, mending mikir urusan dapur tetap mengepul hhhh.
    Salam silaturahim dari Blitar

  2. mau juga dapat yang beginian
    tapi matematika itu …argh/….

    kalo googling di google apa ya bisa nyari jawabannya ya😀 hahaha
    sedikit ngarep lah mungkin aja
    keberuntugan dateng

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s