Teacher’s day

28 September merupakan ‘Teacher’s day‘ di Taiwan. Biasanya, pada hari itu para murid akan mengucapkan terima kasih kepada para guru. Dan Lab kami mengadakan sedikit kejutan untuk pembimbing. Hari Kamis siang (j 3-5) adalah jadwal lab meeting. Berhubung minggu depan itu adalah ulang tahun pembimbing, maka saat meeting kemarin itu kami memberikan kejutan kue ulang tahun buat pembimbing. Tapi mungkin beliau nggak terkejut juga sih, secara tiap tahun polanya sama ha.ha.ha.

Meeting di labku tergolong unik. Secara pembimbingku suka olah raga, maka sebelum meeting dimulai, kami akan senam, sekitar 15-20 menit. Aneh kan. Dimana coba ada meeting dimulai dengan senam😀 . Dan karena pembimbingku sudah cukup berumur (sudah kepala 6, dan sekitar 2-3 tahun lagi pensiun), jadi senamnya ya senam untuk opa-opa gitu. Kami akan memutar video senam, terus mengikuti gerakan di video tersebut. Namanya juga senam untuk opa-opa, jadi gerakannya ya seringnya yang lemah lembut gitu. Tapi kadang kalau pas dapat gerakan cepat, ngos-ngosan juga. Dan dalam meeting, kadang-kadang ada alumni yang datang, kangen ikut senam kali😀 (mungkin kalau sudah lulus nanti saya juga kangen senamnya kali ya).

Meeting di labku jauh dari kata menakutkan, bahkan cenderung santai (secara saya pernah dapat curcol dari teman bahwa meeting di lab mereka cukup menakutkan dan merepotkan). Di lab kami, dalam tiap meeting biasanya akan digilir siapa yang jatah presentasi. Setelah presentasi selesai, masuk kelompok kecil untuk diskusi. Terakhir, tiap kelompok memberikan laporan singkat hasil diskusinya. Yah, gitu aja sih, sederhana.

lab meeting

Live a simple life, begitu pembimbingku sering berkata. Sepertinya itu terbawa juga di suasana lab. Semua mahasiswa sama, tidak ada senioritas. Itu yang dipesankannya pada saat awal saya masuk. Jadinya saat itu meskipun saya masih baru, ya nggak ada yang membuly, malah yang udah lebih dulu masuk helpful banget😀. Sekarang setelah menjadi mahasiswa tua, hubungan dengan mahasiswa yang baru masuk ya tetap enak saja, nggak pakai senioritas.

Pembimbingku ini sangat meyakini bahwa badan yang sehat membuat kita bisa berpikir dengan lebih baik. Ya, benar juga sih … siapa sih yang bisa berpikir jernih saat badan sakit. Biasanya dalam seminggu beliau akan jogging 2-4 kali, di lapangan olah raga di dalam kampus. Kalau beliau masuk ruang lab sore hari dengan berkostum training, berarti sudah siap untuk jogging. Oya, labku sih sebenarnya cuma ruang kerja mahasiswa gitu, secara penelitian di labku itu banyak pemodelan matematis, jadinya ya risetnya di depan komputer terus. Saat masuk biasanya beliau akan senyum-senyum lalu bilang ‘Jalan …’. Beliau tahu beberapa kata bahasa Indonesia secara dia kelahiran Malaysia.

Gara-gara pembimbingnya suka olah raga, arah risetku pun terkait dengan olahraga, terutama sepak bola. Kok bisa ? Saya sendiri juga nggak paham, tiba-tiba saja sepak bola terlintas sebagai model untuk menyelesaikan masalah optimasi. Dan sekarang, saya malah kebingungan sendiri untuk mengembangkannya lebih lanjut. Andai saja riset itu seenak curhat diblog ya …  *woi, bangun-bangun, jangan kebanyakan ngayal …

Pernah suatu kali sambil bercanda beliau bilang, “sebelum kamu lulus, kamu harus bisa mengalahkan saya di salah satu cabang olah raga.” Kalau disuruh tanding lari saya masih berani, tapi kalau disuruh tanding pingpong atau basket, olah raga kesukaannya, mending saya ngibarin bendera putih deh. Saya nggak bisa main keduanya.

Lho, ini tadi mau mbahas Teacher’s day malah cuma mbahas Teacher nya doank. Emang murid itu suka kalau membicarakan gurunya. Kalau jadi guru, mungkin  juga suka kali ya membicarakan muridnya ha.ha.ha.  Gapapa lah, mumpung masih Teacher’s day, kesempatan ngerumpiin gurunya😀. Semoga saja tulisan ini nggak di Google translate sama beliau. Bisa-bisa mesti tanding pingpong dulu sebelum di luluskan.

Apakah sahabat memiliki kenangan istimewa dengan guru?

48 thoughts on “Teacher’s day

  1. haahahah tak dapat saya pungkiri, emang deh ngerumpiin guru sama enaknya dengan ngerumpiin bos
    selama masih menggunakan bahasa yang santun yaaaa dimaklumilah
    cuma yg bikin kesel klo pas tau para asisten ngerasani tapi pake bahasa yang tidak pantas gitu😀

    jadi, itu kuenya rasanya enak gak?:D

  2. waaa pembimbing nya suka senam juga yaa asik banget hahaha😀
    sini senam aerobic aja😀

    ngerumpi emang asik lho tapi jangan nerumpiin kejelekan orang lhooo !! O.0

  3. Dosennya hebat ya Mas..Sudah sepuh begitu masih semangat olah raganya. Berbanding terbalik dengan saya. Waktu mudaan suka sangat olah raga..Makin kesini makin malas😦

  4. kenangan tentang guru ? hmm…apa ya…eh iya ada…dulu waktu aku TK ada guru cowok berkumis yg suka nyium muridnya…..trs murid-nya pada lari ketakutan….mungkin ngeri-ngeri sedap liat kumisnya pak guru…..wkwkwkwkw…eh ngomong2 kerja di lab apa ya ?😀

  5. baru tahu nih kalau sebelum meeting ada senam dulu.. kayaknya layak ditiru loh… apalagi di kntr sudah tidak pernah gerak.. tapi lebih banyak meeting. jadi dengan begitu makin banyak meeting makin sering olah raga..:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s