Ribet

Ribet menurut kamus slang artinya adalah repot atau rumit.

Hasil perhitungan cepat pilkada DKI dari beberapa lembaga sudah di rilis. Namanya juga perhitungan cepat, jadi ya hasilnya langsung cepat diketahui. Hanya dalam hitungan jam setelah proses perhitungan di mulai, hasilnya akhirnya langsung bisa di dapat. Perhitungan cepat ini memang bisa di lakukan karena adanya kemajuan teknologi.

Saya jadi berpikir, mengapa kok hasil perhitungan resmi dari pemerintah keluarnya lama sekali. Padahal kalau dari sisi teknis, mestinya tidak masalah untuk mendapatkan hasil yang cepat. Teknologi yang dipakai untuk perhitungan cepat, saya pikir bisa digunakan untuk merekapitulasi jumlah suara keseluruhan secara cepat. Jadi data dari TPS bisa langsung dikirim ke pusat tanpa perlu tahapan ke kelurahan, kecamatan dsb. Kalau memang ingin diketahui data perwilayah kan tinggal di kelompok-kelompokkan saja datanya berdasarkan wilayah. Dengan cara seperti ini, tidak perlu waktu berhari-hari untuk mengetahui hasil resminya.

Tapi e tapi, tentu sahabat sudah paham kan kalau yang jadi masalah itu bukan secara teknis. Meskipun kalau ada kesalahan, seringnya di bilang kesalahan teknis, bukan kesalahan tukang masak atau tukang sayur. Saya yakin, ide di atas juga sudah terpikirkan oleh anggota dewan. Mungkin akan muncul banyak pertanyaan dan saya yakin pertanyaan besarnya bukan masalah teknis, tetapi :

  1. Apakah pengadaan alat-alatnya akan jadi ajang korupsi?
  2. Apakah data yang dikirimkan tidak rawan dimanipulasi?

Saya kadang berhayal, andai saja semua orang itu tidak memiliki kecenderungan untuk berbuat negatif, tentu menghitung hasil pilkada tidak akan seribet itu. Tidak diperlukan banyak saksi-saksi (hemat biaya dan tenaga kan). Tidak diperlukan banyak prosedur yang harus diikuti (hemat waktu). Tidak perlu berita acara-berita acara yang macam-macam. Jadi pilkada tentu akan hemat tenaga, waktu dan biaya.

Coba kalau hal itu juga terjadi di bidang lainnya, tidak ada yang namanya penipuan atau pencurian atau perampokan, atau kejahatan-kejahatan lainnya. Ketika saya mencoba mengingat-ingat, ternyata banyak sekali keribetan yang terpaksa kita lakukan untuk meminimalkan adanya tindakan negatif. Misalnya: mesti mengunci motor atau mobil saat diparkir (malah kadang kuncinya double, perlu waktu lebih lama kan buat membukanya),  mengganti password secara berkala biar accountnya nggak di hack (nyari pasword yang mudah diingat sekaligus tidak gampang dibobol itu kan susah),mendekap tas sepanjang waktu saat di bis karena takut di copet, ribet pilih-pilih angkot karena takut ada pemer****an, dll.

Andai saja semua orang itu tidak memiliki kecenderungan untuk berbuat negatif, keribeten-keribetan itu tidak akan terjadi. Mungkin profesi sebagai polisi atau tentara tidak pernah ada kali ya😀. Mungkin kehidupan akan lebih menyenangkan, atau malah mbosenin ya…😀. Ups, kok malah menghayalkan sesuatu yang cuma ada di negeri dongeng. Eh, bahkan di negeri dongeng pun ada tokoh jahat …

Keribetan apakah yang pernah sahabat hadapi untuk menghindari kejahatan?

31 thoughts on “Ribet

  1. yg pernah saya alami saat di Bandara SuTa. banyak calo-nya dari pegawai luarnya sampai dalamnya, semua kompromi.😀
    setelah kejadian itu saya gak mau lagi turun disana, pasti milih di Solo atau Jogja, atau Surabaya.

  2. aku jarang ribet di sini, soalnya aman negaranya, mobil lupa dikunci juga nggak ada yg nyuri, sepeda ditingalkan begitu saja berhari hari ya tetep utuh, satpam juga nggak laku di sini, kali krn lain ladang lain belalang ya, walau mungkin ada kejahatan namun tak seburuk di sana

  3. Eceeiyyee, yang udah punya negeri dongeng.😆

    Pikiran negativ memang memperlambat suatu proses. . .
    Mau ke kampus saja harus nunggu teman yang jemput, takut dijalan ada culik.
    #mamahku itu, suka ribet. padahal anak sudah segede ini.😀

  4. mudah2an aja keribetan yg sengaja dibuat itu, demi mendapatkan kenyamanan ……:mrgreen:
    biasa nya rada ribet memang kalau mau naik kendaraan umum gitu, ekstra hati2 jaga tas dan dompet …🙂
    salam

  5. Hmm… ikutan berhayal di negri dongeng…
    Banyak2 berdo’a aja deh, semoga kita semua diberikan keselamatan dan terhindar dari segala jenis marabahaya… *do’a yang standar😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s