Nilai

Ini adalah salah satu pengalaman berkesan sewaktu saya kuliah dulu, eh, sekarang juga masih kuliah sih …๐Ÿ˜€

Sebagai mahasiswa, tentu tugas utamanya adalah belajar. Meskipun tugas utama ini belum tentu mendapatkan porsi waktu paling utama๐Ÿ˜€. Dan salah satu tolak ukur keberhasilan belajar adalah dari nilai (tapi ini bukan satu-satunya :D). Itulah mengapa dosen sering sekali memberikan ujian untuk mengevaluasi proses belajar mengajar di kelas.

Suatu semester, saya bingung memilih mata kuliah. Karena mengambil mata kuliah di semester atas itu ngetrend untuk memaksimalkan jatah SKS, maka saya pun melakukan hal serupa. Di tempat kuliah saya itu memang tidak mengenal uang SKS, jadi mengambil berapa SKSpun bayarnya sama (cuma SPP saja).ย  Jadi, demi menegakkan prinsip ekonomi, maka mengambil jatah SKS maksimum adalah sebuah keharusan.

Singkat cerita, saya memilih mata kuliah yang diikuti teman saya seangkatan. Biar kalau ada masalah bisa lebih enak bertanya-tanya gitu. Pada minggu ketiga kuliah, tiba-tiba pak dosen mengadakan kuis dadakan, padahal saya baru ikut mulai minggu kedua. Al hasil, sayapun cuma bisa memelototin soal-soal itu sambil berusaha untuk mengarang indah. Dan diluar dugaan, ketika hasil kuis di bagikan minggu depannya, tak ada satu pun jawabanku yang benar (ngarepnya sih ada satu dua yang sedikit tepat sasaran gitu), dan nilai terendah berhasil diraih dengan suksesnya. Padahal teman yang lain, termasuk teman yang seangkatan, dapat nilai bagus-bagus, ada yang full poin, ada yang 90 ada yang 80. Lha kok jawabanku satupun nggak ada yang pas. Untung pak dosennya sedikit baik hati, saya dikasih nilai 5 untuk ongkos nulis. Tapi tetap saja ketika menyerahkan lembar jawaban saya, mukanya agak gimana gitu, mungkin mikirnya anak kayak gini kok lolos masuk sini.

Dan saya pun sangat shock, terkejut plus malu. Bukan karena nilai saya yang hancur, tetapi lebih karena nilai teman-teman sangat tinggi, yang berarti saya oon-nya keterlaluan donk. Mau batalin mata kuliahnya kok sayang, udah minggu keempat. Tetapi mau dilanjutkan kok khawatir juga ntar ga lulus mata kuliahnya.

Terlanjur basah lebih baik mandi sekalian. No pain no gain. Badai pasti berlalu. Ada hikmah dibalik musibah dan seratus satu kalimat motivasi lainnya saya pakai untuk mengatasi mental yang udah terlanjur goyah ini. Tidak ingin malu untuk kedua kalinya, sayapun berusaha untuk mempelajari mata kuliah itu lebih giat lagi. Dan pernah, suatu kali kepala saya sakit sekali karena mempelajari mata kuliah ini, dan itu adalah pertama kalinya saya sakit seperti itu gara-gara belajar (mungkin karena itu saya jadi ingat terus๐Ÿ˜€ ). Usaha keras tidak pernah sia-sia. Terbukti, hasil belajar pun mulai tampak. Saya tak lagi memegang rekor nilai terburuk. Saat semester berakhir, saya bisa lulus mata kuliah itu meskipun cuma dapat nilai sedang saja. Dan bonusnya, saya jadi suka dengan mata kuliah itu, skripsi saya terkait dengan mata kuliah tersebut serta salah satu pembimbing saya adalah pk dosen itu (asli, pk dosennya baik banget, makanya saya memilihnya sebagai pembimbing saya :D).

Setelah semester itu, meskipun mata kuliahnya lebih berat, tetapi saya menjalaninya dengan lebih ringan.ย  Saya pun menyadari bahwa saya menjadi lebih kuat dari sebelumnya. Intensitas kesulitan yang dihadapi pun semakin besar pula. Tetapi pengalaman diatas selalu saya jadikan penghibur sekaligus penyemangat bahwa kerja keras tidak akan sia-sia. Selain itu, saya merasa bahwa hal-hal kecil pun bisa dijadikan pengalaman berharga.

******

Tulisan ini diikutsertakan pada Monilandoโ€™s First Giveaway

35 thoughts on “Nilai

  1. Lama gak mampir sini, ternyata udah ganti cat ya, Mas?๐Ÿ˜›
    Cerita diatas, kalu dosenku yang menyimpulkan itu hanya bilang “urung wayahe”.๐Ÿ˜€

    Aku juga pernah mengalami hal seperti itu, Mas.
    Semua kejadian, kejadian baik apalagi kurang baik pasti ada hikmah terendiri.
    Selamnat ngontes, Mas.๐Ÿ˜€

  2. Kayaknya kuliah di universitas negeri neh kalo SKS nya ga bayar lagi hehe…Jadi penasaran mata kuliah apa tuh yang diambil sampe jatuh cinta ama sang dosen? hehe๐Ÿ™‚

    Kesimpulannya: kerja keras akan memberi hasil yang memuaskan…betul betul betul?!๐Ÿ˜€ Jangan menyerah dan tetap semangat.

    Salam kenal dan semoga menang dalam kontes GA Jeng Monika…

  3. Selalu ada getar ‘berbeda’ di hati setiap kali membaca, mendengar atau membicarakan tentang kuliah. Barangkali ini karena menjadi salah satu mimpi yang belum terwujud. Bismillah, semoga diberikan kesempatan dan juga kemampuan. Amin.
    Semoga sukses GA nya.

  4. Nilai yang error itu dibiarkan saja, ada saatnya kita mengulanginya. Nah. ketika anda telah mendapatkan nilai yang error pada suatu mata kuliah, pelajarilah kesalahan anda. Kira-kira, kenapa nilai anda bisa seperti itu ? Jangan tinggal meratapi nilai yang error itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s