Fāpiào dan Pajak

Fāpiào adalah tanda terima yang kita dapatkan ketika kita membeli barang, umumnya di berikan di toko-toko maupun rumah makan. Tidak semua toko memberikan Fāpiào (terutama toko kecil), tetapi kita masih bisa meminta nota (yang manual itu, ditulis tangan). Fāpiào ini memiliki sederatan nomor, yang akan diundi oleh pemerintah setiap dua bulan sekali. Mengenai undian ini sudah saya tuliskan disini.

Fāpiào

Awalnya aku tidak terlalu memperhatikan hubungan fāpiào dan pajak hingga suatu saat, aku membeli barang disuatu toko dan memerlukan tanda terima. Saat berbincang-bincang dengan pemilik tokonya (sebenarnya temanku sih yang berbincang-bincang dengan pemilik tokonya langsung secara dia kujadikan translator hi.hi.hi.), dia bilang tidak bisa memberikan fāpiào (karena waktu itu aku minta fāpiào atau bukti pembayaran gitu) tapi bisa memberikan nota. Karena yang penting ada bukti pembayaran, aku sih ga masalah. Trus iseng-iseng aku tanya temanku mengapa pemilik tokonya tidak memberikan fāpiào, temanku bilang karena pajak, tapi penjelasan lanjutannya aku ga terlalu paham.

Gara-gara itu aku lalu menghubung-hubungkannya dengan lotere fāpiào. Pantas saja pemerintah sini terlihat cukup getol dengan lotere fāpiào, hadiahnya cukup banyak dan hadiah utamanya sangat besar. Dengan metode fāpiào seperti ini, penjualan tiap unit usaha akan sangat mudah di lacak, karena nomor fāpiào ini menasional (bingung cari kata yang tepat), jadi mau tidak mau, tiap transaksi akan terekam dengan baik. Pemerintah akan sangat mudah menentukan besarnya pajak dari tiap unit usaha, karena data-data penjualan tiap unit usaha terekam jelas. Para pemilik usaha ini kan jadi sulit untuk menilep pajak begitu juga petugas pajak akan kesulitan untuk bermain curang.

Dan menurutku, lotere fāpiào merupakan salah satu  usaha pemerintah untuk memberikan kompensasi bagi para pemilik usaha yang menggunakan fāpiào (udah di tarik iuran masak ga diperhatikan sih, kasihan donk). Lotere ini bisa menarik calon pembeli untuk berbelanja di toko yang ada fāpiào-nya (aku jg malas belanja ke toko yg nggak ada fāpiào-nya :D).

Semoga bulan ini menang lotere … lhoohh… ehh…

28 thoughts on “Fāpiào dan Pajak

    • beda sih, ini lebih kayak undian tanda terima/nota gitu. Karena nomor notanya kan seragam dan sepertinya pemerintah yg mengeluarkan, jadi tiap transaksi bisa diketahui pemerintah dan besarnya transaksi ini yg dipakai untuk menentukan besarnya pajak usaha.
      Kalau yang model sdsb gitu juga ada, kita cuma beli nomor, trus diundi secara periodik …😀

  1. di sini juga ada iklan supaya kita minta struk kalau belanja, katanya pertanda kita ikut berperan dalam pajak,
    mungkin maksudnya sama aja dengan fapiao ini ya

  2. Kalo dapet lotere banyak, lalu menang, dihubungin oleh si pemilik toko ataukah kita sendiri yang mencaricari nomer lotere kita yang menang di tokotoko? *masih bingung dengan sistemnya*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s