I am not a programmer, I have life

Programmer? Sebutan ini sering dilekatkan pada orang yang suka mengutak-atik atau membuat atau mengembangkan program di komputer. Lalu apa hubungannya dengan judul diatas? Ha.ha. saya buat judul itu karena teringat dengan salah satu group di FB,   “I am Programmer, I have no life”.

Group ini banyak berisi tentang joke-joke menjadi seorang programmer. Jika melihat gambar-gambar disitu, programmer digambarkan sebagai orang yang tidak memiliki kehidupan selain soal coding. Mereka memiliki bahasa sendiri dan hampir semua aktivitas yang dilakukan seorang programmer hanya berkutat soal coding … coding .. dan coding …

bahasa seorang programmer. Diambil dari sini

Dan saya jadi teringat salah satu teman yang juga seorang programmer, dan dulu waktu kuliah, kehidupannya mirip-mirip lah dengan yang di gambarkan di group itu, jadi saya bisa membayangkan bagaimana rasanya menjadi seorang programmer. Memang yang saya amati (dari mengamati beberapa teman aja sih, jadi sulit di generalisir juga), seorang programmer itu bisa begitu asyik dengan dunia dan pemikirannya sendiri. Kalau sedang mood, bisa tahan didepan komputer seharian tanpa mempedulikan hal-hal lainnya.

Saya sendiri sempat juga berkutat intens dengan coding saat skripsi. Dan terasa sekali saya ga cocok jadi programmer. Benar-benar bikin stress. Terlalu teknis dan sangat bergantung dengan tools. Memang kalau sedang mood,  coding serasa hal satu-satunya di dunia dan nikmat sekali berkutat di dalamnya. Tapi kalau lagi ga mood, untuk menyalakan komputer aja udah enggan.

Menyadari bahwa saya tidak cocok menjadi seorang programmer, saya sempat berujar kepada teman saya itu, saya ga akan menjadi programmer. Ternyata oh ternyata, saya kena batunya, karena sampai sekarang, pemrograman tidak pernah menjauh dari saya (atau sayanya yang mendekat terus ya ???). Meskipun begitu, saya tetap berusaha untuk tidak menjadi programmer. Caranya? Saya lebih fokus ke komputasinya dari pada ke programmingnya, dan sepertinya ini lebih cocok untuk saya. Syukur-syukur nanti bisa jadi analyst … (ngimpi aja kok ya kebangetan… :D )

Bagaimana pengalaman rekan-rekan dengan bidang yang rekan-rekan geluti?

35 thoughts on “I am not a programmer, I have life

    • sebenarnya saya tidak terlalu tertarik dunia pemrograman, tetapi saya memang suka dengan komputasi, benar2 aneh ya …😀
      Mungkin juga karena saya lebih suka dengan computer science dari pada information technology …

  1. Saya (pribadi) berangkat ngeblog dari wap-Moblog jadi mau gak mau ini telah menuntut saya untuk belajar coding ketika mengedit template, dibilang bikin pusing oke juga.., tapi saya bukan tipe orang yang mudah menyerah, yah.. meskipun saya bukan seorang programer lama-lama asik juga berkecimpung didalamnya😀

  2. kalau di kantor saya sih isinya programmer semua…. the really like coding… tapi saran saya sih lebih baik kuasai coding dulu dengan baik baru bisa jadi analyst yang baik… ini pengalaman saja sih… 🙂

    • Menyukai coding sepertinya memang syarat mutlak seorang programmer …
      Wah betul itu, menguasai coding memang penting buat jadi analyst … berarti analyst ga cocok juga nih hi.hi.hi.
      terima kasih sarannya mas …

  3. kayaknya senada dengan otak-atik template saat ngeblog ya mas. Kalau udah asyik lupa segalanya, tapi kalau pas males yo wis tinggal aja hehehe.

    Hmmm.. perlu belajar sama sampeyan saya nih kayaknya soal coding meng-coding hehe

    • iya mas, kalau lagi ‘in’ suka lupa waktu …
      wah kalau mau belajar coding web salah tempat mas, secara saya dari dulu tidak tertarik dengan coding meng-coding web …😀

  4. Amin mas sama doanya🙂 Semoga kesampaian jadi Analyst.
    Eh temenku yang programmer juga rata-rata begitu, penyendiri dan susyaaah banget komunikasinya😀 kadang sampe harus jambak-jambak rambut sendiri saking bingungnya hihi

  5. kalau programmer ditanya tentang hal ini…maka ia pasti akan menjawab “I Have Life” tentunya menurut versi programmer, yang bagi orang pada umumnya akan menganggap bahawa itu bukanlah kehidupan ….namun begitulah hidup…masing-masing orang memiliki kehidupan menurut versi mereka sendiri🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s