Dimurahi

Dimurahi adalah istilah dalam bahasa Jawa yang mungkin dapat di artikan sebagai ‘di kasih murah’. Misalnya ketika kita membeli barang, kemudian penjualnya memberikan bonus berupa diskon atau tambahan barang, maka bisa di katakan kita telah ‘dimurahi’ oleh penjualnya. ‘Dimurahi’ biasanya terjadi di pedagang-pedagang konvensional, sehingga bisa terjadi tawar menawar dan penjual bisa memutuskan untuk memberikan potongan harga secara langsung.Β  Saya tidak tahu apakah diskon di supermarket-supermarket modern bisa masuk kategori ‘dimurahi’, karena diskon-diskon itu sudah diprogramkan dan bukan terjadi secara spontan.

Biasanya kalau pergi ke pasar tradisional, para pembeli akan menawar harga dan kata yang sering terucap di daerah saya adalah ” dimurahi sithik nggih …”Β  yang artinya kurang lebihΒ  “harganya di kurangi sedikit ya …”

Sebagai konsumen, kita akan merasa senang ketika ‘dimurahi’ oleh penjualnya. Tetapi ada juga ‘dimurahi’ yang tidak diinginkan oleh konsumen. Ceritanya begini, suatu kali saya naik bis antar kota. Nah, didalam bis itu ada seorang mbak-mbak yang hendak turun. Mbak-mbak itu bilang ke kondektur bisnya, dan dengan sigap kondektur itu mengetuk-ngetuk jendela bis dengan koin logam. Akan tetapi karena bis itu sedang kejar-kejaran dengan bis lainnya untuk berebut penumpang, sopir bisnya tidak mau berhenti di tempat yang diinginkan mbak-mbak tersebut. Sopirnya masih melarikan bis dengan kencangnya sampai lumayan jauh. Untuk menenangkan mbak-mbak itu kondekturnya bilang “ra po po mbak, tak murahi lho…” yang artinya kurang lebih ” ga pa pa mbak, saya kasih murah lho…”

Nah, apakah rekan-rekan juga punya pengalaman ‘dimurahi’ ?

19 thoughts on “Dimurahi

  1. Lha kalau kejadian yang dimurahi kayak si mbak2 naik bis mah ogah banget, apah lagi kalau pas di bilang mbak nya tak murahin yaa (dianggap murahan) wah tinggal di gibeng ajah …. #sadis muncul sungut di kepala, hahahaha……

  2. Kalau untuk pengertian dikasih harga special … wah … ini lumayan sering nih … apalagi kalau saya sudah setel muka nelangsa paling meyakinkan … hahahah … seolah orang termiskin di dunia …

    tetapi kalau diberi bonus tambahan jarak beberapa kilometer … belum pernah tuh …

    hehehehe

    salam saya Hind

  3. hihihi. . .

    kalau aku langsung ngamuk terus tak minta lagi uangnya.πŸ˜†
    paling sebel kalau naik bis “dimurahi” yang seperti itu.
    #penglaman waktu SMa juga mas. . . πŸ™‚

  4. Hahahaha contohnya dimurahi yang bis itu… hihihi.
    Tentu saja aku senang kalau beli barang dimurahi. Biasanya kalau ngobrol ama yang dagang, dan ternyata sesuku, biasanya dimurahi hihihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s