Sate : masih tentang sate

Seperti yang telah saya ceritakan sebelumnya, beberapa hari terakhir ini saya di sibukkan oleh kegiatan tusuk menusuk sate. Hari ini adalah hari ketiga kami berjualan sate dan besok merupakan hari terakhir. Selama tiga hari ini,  kami memulai kegiatan jam 9 pagi sampai dengan jam 6.30 petang. Cukup melelahkan juga. Kami membagi nya menjadi 3 shift kerja.

Selama tiga hari ini, kami telah menjual sekitar 1400 tusuk sate. Mmm, lumayan banyak juga.  Pada hari pertama, penjualan tidak terlalu ramai, hanya sekitar 300 tusuk saja. Sementara pada hari kedua dan ketiga, lebih dari 500 tusuk telah kami habiskan perharinya. Bahkan sebelum waktunya tutup, sate sudah habis. Sate kami memang laris karena selain rasanya enak (banyak teman kami yang bilang, bahkan ada yg tiap hari membeli sate),  harganya murah dan ukurannya juga besar.

Sate Ayam

Karena panitia melarang kami tutup sebelum jamnya, sebenarnya kami ingin menambah jumlah porsi sate yang akan dijual . Akan tetapi, supplier dagingnya yang tidak sanggup memenuhi jumlah daging yang kami inginkan. Sehingga ketika sate sudah habis, kami cuma duduk-duduk sambil ngobrol  saja di stand sampai waktu tutup acara.

Tim marketing mempromosikan sate kepada pengunjung

3 thoughts on “Sate : masih tentang sate

  1. Di sini kemarin juga ada world food festival, dan kita juga ikut berpartisipasi.
    Sate? Hmm…. Tentu ada… Tapi hanya di hari pertama…🙂

    Foto2nya…ehm…😉

  2. Pingback: Rapelan « celoteh .:tt:.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s