SKJ

Postingan ini merupakan lanjutan dr tulisan saya sebelumnya, yang saya ikutkan dalam KARSINI nya om NH. Bagi yang belum membaca, bisa di simak di Ruang Pembantaian .

******

Sungguh sebuah kebahagiaan yang tak terkira bagiku bisa menyelesaikan kuliah, meskipun lebih lama daripada waktu normal. Ya, saat-saat mengerjakan skripsi, saya hampir saja menyerah. Bisa di bayangkan mengerjakan riset setahun lebih tanpa hasil yang memuaskan dan alasan yang lebih tepat adalah modal yang kembang kempis. Kalau mengingat saat-saat itu, rasanya mmmm, gimana ya melukiskannya. Maju terus berat, mundur juga lebih hancur.  Tapi Tuhan itu maha baik, ketika sudah hampir menyerah, Dia memberikan jalan keluar. Saya di ajak teman saya untuk mengerjakan projek di lab (jurusan kami saat itu jarang ada projek yg melibatkan mahasiswa). Semangat baru pun keluar. Selain dapat honor, saya jg dapat berguru dari teman saya itu. Dan saat itu, tujuan saya juga bergeser, yang penting riset saya bisa untuk kelulusan, walaupun tak sesuai dengan yang saya harapkan… (he.he.he.. turun standar deh…)

Disaat-saat berat itu, saya pernah berujar, jika saya bisa lulus, saya akan mengelilingi kota Jogja dengan bersepeda alias Sepeda Keliling Jogja (SKJ) dan mencukur gundul rambut saya. Makanya ketika saya sudah dinyatakan lulus, rasanya ‘plong’ banget.

Suatu siang yang cukup panas, pukul 02.00 pm saya keluar dr kost saya di dekat perempatan Tugu, bersama sepeda yang selalu setia mengantar saya kemanapun. Saya mengayuh sepeda saya ke arah utara, melewati jalan Monjali menuju ke Ring Road Utara.

Setelah sampai Monumen Jogja Kembali di Ring Road Utara, saya belok ke kiri, pelan-pelan menyusuri jalanan Ring Road, memulai mengelilingi Jogja. Saya bersepeda pelan-pelan, diantara Sepeda motor yang berlalu lalang sambil menikmati sengatan matahari. Perempatan jalan Magelang cukup ramai karena kendaran yang akan ke Magelang atau Semarang melewati perempatan itu, menuju keutara. Saya pun menyeberangi jalan Magelang, terus mengarah ke barat. Tak berapa lama, jalanan Ring Road lalu sedikit menikung, mengarah ke selatan, memasuki Ring Road Barat.

Di sepanjang Ring Road barat masih banyak terhampar sawah yang hijau (saya suka sekali melihat hamparan sawah yang menghijau, rasanya damai di hati). Saya tidak tahu apakah sekarang masih berupa hamparan sawah atau sudah di tutupi bangunan. Setelah cukup lama mengayuh, perempatan jalan Godean terlewati, terus menuju ke selatan, akhirnya sampai ke jalan Wates dan pertigaan Gamping. Jalan disini cukup ramai karena merupakan pertemuan antara kendaraan yang dari kota Jogja dan Ring Road Selatan, yang akan menuju ke Wates  maupun Jakarta.

Di pertigaan Gamping, membelok ke kiri, memasuki Ring Road Selatan. Keringat sudah membasahi badan, badan sudah terasa capek dan perut pun terasa lapar.  Akhirnya ketika menemukan sebuah warung angkringan, saya pun berhenti sebentar untuk melepas dahaga dan juga mengisi perut.

Setelah dirasa cukup istirahat, saya melanjutkan bersepeda. Saat itu di pinggir Ring Road Selatan sudah ada beberapa gudang yang kebanyakan gudang produk kerajinan seperti mebel dan gerabah. Mungkin karena di Jogja selatan banyak terdapat industri kerajinan. Tak berapa lama, perempatan menuju pabrik gula madukismo terlewati, lalu perempatan jalan Bantul dan perempatan jalan Parangtritis pun sukses di seberangi. Kedua perempatan yang terakhir itu cukup ramai, terutama pada saat jam masuk kerja maupun pulang kerja. Banyak komuter dari daerah Bantul yang melalui jalan itu. Tak berapa lama, perempatan jalan Imogiri terlalui dan sepeda terus menyusuri Ring Road, melaju ke timur.  Sebentar kemudian, jalan Ring Road menikung ke kiri, menuju arah utara, sampailah saya di Ring Road Timur.

Sepeda terus melaju ke utara melewati perempatan karanglo lalu perempatan jalan Wonosari. Perempatan Wonosari juga cukup ramai dilalui para komuter dari daerah Piyungan maupun Gunung Kidul. Setelah itu, saya melewati perempatan jalan Wonocatur, terus ke utara hingga akhirnya sampai ke Pertigaan Janti. Pertigaann  Janti ini merupakan titik pertemuan para komuter dari Prambanan, Klaten dan Solo. Waktu itu sudah cukup sore,  sehingga di pertigaan Janti sudah banyak orang yang menunggu bis.

Di pertigaan Janti, saya berbelok ke kanan, mengarah ke timur lagi, mengikuti jalan Solo. Jalanan sangat ramai baik oleh sepeda motor, mobil maupun bis, jadi mesti ekstra hati-hati. Ketika sampai ke pertigaan Maguwo, saya belok ke kiri, kearah utara, memasuki Ring Road Utara lagi. Kembali saya mengayuh sepeda di Ring Road Utara. Tak berapa lama, jalanan menikung ke kiri, mengarah ke barat. Saat itu, saya sudah merasa haus lagi. Sehingga saya pun lalu berhenti di warung es teh di pinggir Ring Road. Sambil melepas lelah dan dahaga, saya mengamati kesibukan orang yang lalu lalang pulang kerja.

Tak berapa lama, saya melanjutkan bersepeda lagi. Rute keliling Jogja hampir selesai. Setelah melewati perempatan jalan Gejayan, perempatan jalan Kaliurang, saya sampai kembali ke perempatan Monjali. Rasanya senang sekali sampai di perempatan Monjali. Dari Ring Road Utara, saya berbelok kekiri, mengerah ke selatan, memasuki jalan Monjali.

Sebelum pulang ke kost, saya sempatkan mampir dulu ke wisma Bedjo. Saya ingat sampai di Wisma Bedjo sekitar pukul 6 pm, karena saat itu sahabat saya itu sedang sholat Mahrib. Wah ternyata lumayan juga bersepeda keliling Jogja. Selama 4 jam, dengan 2 kali break.  Meskipun capek, tetapi rasanya puas sekali.Dalam hal bersepeda, ada satu keinginan saya yang belum terlaksana, yaitu bersepeda dari Jogja pulang ke rumah di Klaten.🙂

6 thoughts on “SKJ

  1. postingan yang sangat menarik🙂
    sangat bermanfaat.. ^_^
    keep posting yaa..

    ingin barang bekas lebih bermanfaat ?
    kunjungi website kami, dan mari kita beramal bersama..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s