Filosofi Jurus Si raja Fāpiào

Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan saya sebelumnya, Jurus Si Raja Fapiao.

Beberapa kolega sudah menambah jurus-jurusnya, salah satunya adalah jurus 4 yaitu “ mintalah pada teman-teman sekitarnya yang tidak membutuhkannya” (Sukwadi, 2011)😀

Dalam tataran filosofis (sambil senyum-senyum sendiri menulis kata ‘filosofis’, biar keliatan ilmiah) sebenarnya keempat jurus tersebut identik. Pada dasarnya, jurus-jurus tersebut bertujuan untuk memperbanyak jumlah fapio dalam rangka memperbesar peluang mendapat hadiah. Secara sederhana kita bisa menghitung probabilitas untuk memenangkan undian fapiao.

Contohnya begini: Untuk mendapatkan hadiah 200 NTD, maka angka di nota harus cocok 3 digit dari belakang. Dengan mengingat lagi pelajaran matematika, jika ada 3 digit angka (angkanya integer saja), maka ada 1000 susunan angka yang bisa kita buat, mulai dari 000,001,002,…,998 dan 999. Jika kita memiliki 10 fapiao yang ketiga angka terakhirnya berbeda, maka peluang kita mendapatkan hadiah 200 NTD adalah 10/1000 = 0.01 alias 1 %. Nah mudahkan menghitungnya. Jika kita punya 100 fapiao yang ketiga angka terakhirnya berbeda, maka peluang menang 200 NTD adalah 10 %.

Dalam satu periode biasanya pemerintah Taiwan mengeluarkan 3 kombinasi nomor sebagai pemenangnya. Hal ini tentu memperbesar peluang kita untuk memenangkan lotere. Jika ada 3 nomor sebagai pemenang dan kita memiliki 10 fapiao yang ketiga angka terakhirnya berbeda, maka peluang kita mendapatkan hadiah 200 NTD adalah 3*(10/1000) = 0.03 alias 3 %.

Saat menghitung-hitung, saya jadi teringat pelajaran statistik. Lalu bagaimana jika fapiao yang kita miliki memiliki angka yang sama? Berapa peluang mendapatkan hadiah 200 atau 1000 atau 4000?Silahkan di hitung sendiri. Jika mengalami kesulitan, silahkan berkonsultasi dengan ahli statistik terdekat…. he.he.he.he.

Yang ingin saya tekankan sebenarnya adalah filosofi dari jurus Si Raja Fapiao, yaitu memperbesar peluang. Konsep ini sangatlah general sehingga bisa diaplikasikan dalam banyak hal. Misalnya :

1.       Jika kita ingin memperoleh beasiswa, maka kita perlu memperbesar peluang untuk mendapatkan beasiswa, misalnya dengan mengirim aplikasi beasiswa sebanyak-banyaknya,

2.        Jika kita ingin mendapatkan pacar, carilah peluang sebanyak-banyaknya untuk mendapatkan perhatian dari pujaan hati, misalnya dengan rajin mengirim sms, bunga, cokelat dll ;p

3.       Jika kita ingin bisa mempublikasikan paper untuk lulus kuliah, maka perbesarlah peluang untuk bisa publikasi paper, misalnya dengan menulis sebanyak-banyaknya lalu mengirimkannya  (yang ini ditujukan untuk diri sendiri… he.he.he…)

Dari contoh-contoh diatas, saya kira cukup menjelaskan filosofi dari jurus si Raja Fapiao. Untuk penerapan lainnya, silahkan mencari sendiri-sendiri sesuai kebutuhan….😀

NB: Terima kasih kepada rekan saya yang sudah menularkan jurus menulisnya…

Chung Li

10 Maret 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s